Link Market - Free Link Exchange, Link Swap and Link Trade Directory
Have you ever tried to exchange links, swap links, or trade links? Was it hard? Use link market instead; - it is easy to use, free and very smart. It will save you hours of work.
Have you ever tried to exchange links, swap links, or trade links? Was it hard? Use link market instead; - it is easy to use, free and very smart. It will save you hours of work.
95% Rumah di Korsel Telah Nikmati Akses Broadband ( KAPAN INDONESIA YA...?)
1 komentar Diposting oleh B A 7 0 E Y di 8:12 AMSeoul - Di Korea Selatan (Korsel), akses internet broadband di setiap rumah bukan sekadar impian. Pasalnya, di Negeri Ginseng ini, hampir semua rumah tangga telah menikmati akses internet berkecepatan tinggi tersebut.
Menurut laporan Komisi Komunikasi Korea, sampe akhir Juli 2008, sekitar 15,09 juta rumah tangga telah terdaftar dalam layanan internet berkecepatan tinggi. Jumlah ini meningkat sebanyak sebanyak 620 ribu sambungan dari tahun sebelumnya.
Hal ini berarti sekitar 95 persen dari keseluruhan rumah tangga di Korsel yang berjumlah 15,88 juta, telah menikmati akses internet broadband, demikian seperti dikutip detikINET dari Redorbit, Selasa (16/9/2008).
Disebutkan bahwa KT, operator layanan internet broadband terbesar di negara ini, memiliki pelanggan 6,74 juta, atau sekitar 44,7 persen dari keseluruhan konsumen. Kemudian Hanarotelecom memiliki pelanggan 3,38 juta (22,4 persen), LG Powercom memiliki pelanggan 1,99 juta (13,2 persen), dan user lainnya menggunakan layanan yang disediakan operator TV kabel.
Menurut laporan Komisi Komunikasi Korea, sampe akhir Juli 2008, sekitar 15,09 juta rumah tangga telah terdaftar dalam layanan internet berkecepatan tinggi. Jumlah ini meningkat sebanyak sebanyak 620 ribu sambungan dari tahun sebelumnya.
Hal ini berarti sekitar 95 persen dari keseluruhan rumah tangga di Korsel yang berjumlah 15,88 juta, telah menikmati akses internet broadband, demikian seperti dikutip detikINET dari Redorbit, Selasa (16/9/2008).
Disebutkan bahwa KT, operator layanan internet broadband terbesar di negara ini, memiliki pelanggan 6,74 juta, atau sekitar 44,7 persen dari keseluruhan konsumen. Kemudian Hanarotelecom memiliki pelanggan 3,38 juta (22,4 persen), LG Powercom memiliki pelanggan 1,99 juta (13,2 persen), dan user lainnya menggunakan layanan yang disediakan operator TV kabel.
Canberra - Banyak orang tergoda mengakses pornografi di internet. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, popularitas pornografi di dunia maya telah tergerus oleh keberadaan situs jejaring sosial seperti Facebook, Friendster atau MySpace.
Setidaknya, itulah yang dikemukakan penulis buku teknologi Australia, Bill Tancer. Seperti dikutip detikINET dari Reuters, Rabu (17/9/2008), Tancer menganalisis informasi dari sekitar 10 juta pemakai web untuk mengetahui apa saja yang diakses orang di dunia maya.
Analisis itu jadi data dalam buku barunya bertajuk "Click: What Millions of People are Doing Online and Why It Matters". Menurut Tracer, analisis pencarian di web memberi gambaran tentang keadaan masyarakat dan kebiasaan manusia.
Tancer yang juga manajer umum perusahaan internet Hitwise memaparkan, salah satu perubahan terbesar dalam pemakaian internet pada dekade terakhir ini adalah anjloknya ketertarikan orang pada pornografi atau situs khusus dewasa.
Menurut Tancer, akses terhadap ponografi saat ini hanya 10 persen dari keseluruhan pencarian di web dari yang sebelumnya 20 persen. Adapun yang paling diminati orang di internet adalah situs jejaring sosial.
"Bersamaan dengan meningkatnya trafik situs jejaring sosial, kunjungan ke situs porno makin menurun," papar Tancer.
Ia berpendapat bahwa fenomena tersebut disebabkan karena kaum muda, khususnya yang berusia 18-24 tahun makin keranjingan mengakses situs jejaring sosial. Hal itu menyebabkan mereka tak punya waktu mengakses situs dewasa.
Setidaknya, itulah yang dikemukakan penulis buku teknologi Australia, Bill Tancer. Seperti dikutip detikINET dari Reuters, Rabu (17/9/2008), Tancer menganalisis informasi dari sekitar 10 juta pemakai web untuk mengetahui apa saja yang diakses orang di dunia maya.
Analisis itu jadi data dalam buku barunya bertajuk "Click: What Millions of People are Doing Online and Why It Matters". Menurut Tracer, analisis pencarian di web memberi gambaran tentang keadaan masyarakat dan kebiasaan manusia.
Tancer yang juga manajer umum perusahaan internet Hitwise memaparkan, salah satu perubahan terbesar dalam pemakaian internet pada dekade terakhir ini adalah anjloknya ketertarikan orang pada pornografi atau situs khusus dewasa.
Menurut Tancer, akses terhadap ponografi saat ini hanya 10 persen dari keseluruhan pencarian di web dari yang sebelumnya 20 persen. Adapun yang paling diminati orang di internet adalah situs jejaring sosial.
"Bersamaan dengan meningkatnya trafik situs jejaring sosial, kunjungan ke situs porno makin menurun," papar Tancer.
Ia berpendapat bahwa fenomena tersebut disebabkan karena kaum muda, khususnya yang berusia 18-24 tahun makin keranjingan mengakses situs jejaring sosial. Hal itu menyebabkan mereka tak punya waktu mengakses situs dewasa.
Di Situs Jejaring Sosial : Obama Menang Telak 5-1 Lawan McCain
0 komentar Diposting oleh B A 7 0 E Y di 8:04 AMWashington - Pertarungan dua kandidat presiden Amerika Serikat, Barack Obama dan John McCain, mencari pendukung makin panas. Setidaknya Obama menang telak 5-1 melawan McCain di situs jejaring sosial.
Menurut perhitungan Pew Research Center, dibanding McCain, hingga awal September Obama memiliki jumlah pendukung lima kali lebih banyak di dua situs jejaring sosial yang populer di Amerika Serikat, Facebook dan MySpace.
Obama saat ini memiliki suporter sebanyak 1,7 juta di Facebook dan 510 ribu di MySpace. Sementara McCain hanya memiliki 309.000 pendukung di Facebook dan 88.000 di MySpace.
Analis Pew, Amy Mitchell, menilai cara Obama berkampanye di internet untuk menjaring pendukung cukup menarik, termasuk caranya berkampanye kepada anak muda di situs jejaring sosial. "McCain tampaknya tengah mencoba menutup gap itu sekarang, namun sedikit terlambat," tambah Mitchell.
Situs Obama juga dinilai lebih bersahabat (user-friendly) dibanding McCain dan didisain lebih mudah bagi para suporter untuk memberikan dukungan kepada kandidat partai Demokrat ini.
Namun, dikutip detikINET dari AFP, Selasa (16/9/2008), kampanye McCain jauh lebih disukai dibanding Obama dalam hal konten siaran pers yang diposting di situs.
Menurut perhitungan Pew Research Center, dibanding McCain, hingga awal September Obama memiliki jumlah pendukung lima kali lebih banyak di dua situs jejaring sosial yang populer di Amerika Serikat, Facebook dan MySpace.
Obama saat ini memiliki suporter sebanyak 1,7 juta di Facebook dan 510 ribu di MySpace. Sementara McCain hanya memiliki 309.000 pendukung di Facebook dan 88.000 di MySpace.
Analis Pew, Amy Mitchell, menilai cara Obama berkampanye di internet untuk menjaring pendukung cukup menarik, termasuk caranya berkampanye kepada anak muda di situs jejaring sosial. "McCain tampaknya tengah mencoba menutup gap itu sekarang, namun sedikit terlambat," tambah Mitchell.
Situs Obama juga dinilai lebih bersahabat (user-friendly) dibanding McCain dan didisain lebih mudah bagi para suporter untuk memberikan dukungan kepada kandidat partai Demokrat ini.
Namun, dikutip detikINET dari AFP, Selasa (16/9/2008), kampanye McCain jauh lebih disukai dibanding Obama dalam hal konten siaran pers yang diposting di situs.
Subscribe to:
Posts (Atom)